Pernah Tolak Tawaran jadi Cawapresnya Anies Baswedan, Mahfud MD Khawatir bakal Ganggu Demokrasi

Anies Baswedan mendapat dukungan partai yang dapat mencalonkan capres sendiri.

Bara Muhammad
Senin, 05 Juni 2023 | 17:07 WIB
Pernah Tolak Tawaran jadi Cawapresnya Anies Baswedan, Mahfud MD Khawatir bakal Ganggu Demokrasi
Menko Polhukam Mahfud MD. ([ANTARA])

Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengungkapkan bahwa ia telah diberi tawaran untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) berpasangan dengan Anies Baswedan, namun ia menolak tawaran tersebut.

Mahfud MD, mendapat tawaran itu saat Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu bersama  Al Muzzammil politisi PKS yang menjabat sebagai anggota DPR RI berkunjung ke rumahnya.

"Pak Syaikhu waktu ke rumah bersama Al Muzzammil kan beliau menjajaki untuk mencari cawapresnya Anies, antara bertanya, Pak Mahfud bersedia tidak?, (saya jawab) tidak," ujar dia Senin (5/6/2023).

Alasan Mahfud menolak tawaran untuk dipasangkan dengan Anies Baswedan adalah karena ia melihat bahwa Anies didukung oleh partai-partai yang memiliki kemampuan untuk mencalonkan cawapres sendiri.

Baca Juga:Akhirnya Prabowo Subianto Tunjuk Mahfud MD Sebagai Cawapres, Benar?

Menurut Mahfud, dalam koalisi tersebut terdapat partai NasDem, Demokrat, dan PKS yang memiliki banyak kandidat dari partai masing-masing. 

Ia menganggap bahwa jika ia ditarik ke dalam koalisi tersebut, hal itu akan merusak demokrasi. 

"Saya minta lebih baik PKS menjaga keutuhan koalisi dan tidak melibatkannya agar koalisi tetap solid," terang dia.

Anies Baswedan hingga kini tak kunjung mengumumkan cawapres yang akan mendampinginya di Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan, Anies sengaja menyimpan sejumlah nama yang nantinya akan segera diumumkan.

Baca Juga:CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Gandeng Mahfud MD di Pilpres 2024, Benarkah?

Meski begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini masih merahasiakan nama pendampingnya. Sebelumnya Anies mengaku ada 5 nama yang sudah dikantongi.

Terbaru ada tiga nama yang dipilih untuk nantinya diumumkan kepada publik. [ANTARA]

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Politainment

Terkini

Tampilkan lebih banyak